Minggu, 20 Januari 2013

SEMINAR NASIONAL KESEHATAN LINGKUNGAN 19 JANUARI 2013 YOGYAKARTA


HMJ kesehatan lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mengadakan seminar nasional bertemakan “Implementasi 5 pilar STBM untuk mencapai MDGs sanitasi 2014”, tema ini diambil dari program pemerintah terkait upaya penyehatan masyarakat melalui peningkatan higiene dan sanitasi di masyarakat. Acara ini merupakan program kerja akhir atau penutup tahun dari HMJ kesehatan lingkungan angkatan 2012. Sebenarnya acara seminar kali ini juga merupakan acara yang diadakan oleh para dosen dan karyawan jurusan kesehatan lingkungan poltekkes kemenkes Yogyakarta. Mahasisawa JKL seharusnya mengikuti acara seminar kemarin,namun hanya sebagian mahasiswa yang mengikuti. Di dominasi oleh mahasisawa JKL tingkat 1,sebagian tigkat 2 dan d4 sanitasi. Mahasisawa tingkat 3 hanya ada beberapa yang mengikuti. Mungkin karena mereka terlalu sibuk memikirkan KTI dan sedang ujian sidang KTI.
Ada 3 pembicara yang masing-masing sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing.Yaitu Drh.Wilfred Hasiholan Purba,MM.M.Kes beliau adalah direktur penyehatan lingkungan jkditjen PP dan PL kemenkes RI. Beliau menjelaskan STBM (Sanitasi total berbasis masyarakat),menurutnya STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui metode pemicuan.STBM memiliki lima pilar yaitu tidak BAB sembarangan,mencuci tangan pakai sabun,pengelolaan air minum dan makanan yang aman ,pengelolaan sampah dengan benar, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga dengan aman.Ini dilatarbelakangi oleh kekurangan air bersih bersamaan dengan ketersediaan sarana sanitasi dan perilaku hygiene masyarakat yang masih kurang dan menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan ,seperti kematian akibat diare. Pembicara yang kedua adalah Drg. Daryanto Chadori M.Kes,Kabid P2MK Dinas Kesehatan Prov.DIY ,beliau menjelaskan tentang  MDGs(Millennium Development Goals tehadap peningkatan akses air minum dan sanitasi.Untuk mengurangi setengah proporsi penduduk yang belum mendapatkan akses terhadap sanitasi dasar pada tahun 2015. Pembicara yang terakhir adalah Alin Maginta Ridasari,duta sanitasi nasional Yogyakarta tahun 2012 ,meskipun masih smp dia sudah mengerti tentang sanitasi dan apa yang harus dilakukan oleh seorang sanitarian.
Seminar nasional JKL betemakan “implementasi 5 pilar STBM untuk mencapai MDGs saniatasi 2014 ini diadakan di JEC,yang mempunyai 2 SKP dari HAKLI. Ada hadiah dan grandprize untuk menarik perhatian peserta. Grandprize utama berupa tablet PC yang didapatkan mahasiswa d3 kesehatan lingkungan.Dalam acara ini juga dihadiri beberapa dosen kesehatan lingkungan termasuk ketua jurusan,Pak tuntas bagyono ,SKM,Mkes dan pembantu direktur 1. Acara sungguh menarik dengan beberapa canda dari pembicara dan moderator, peserta juga antusias dalam bertanya kepada narasumber. Selain itu, ada pembagian hadiah lomba esay ultah JKL yang pemenangnya adalah mahasiwa tingkat 3 jurusan kesehatan lingkungan. Walaupun agak terlambat, tapi seminar tersebut sangat menarik dan berkesan serta menambah pengetahuan tentang sanitasi dan perilaku hygiene. Band penghibur dan pengiring merupakan mahasiwa kesehatan lingkungan,yang tentunya untuk mengembangkan bakat mahsiswa jurusan sendiri.Mahasiwa dikenai biaya Rp 100.000,00 ,instansi /umum Rp 130.000,00 dan on the spot 150.000,00. Jadwal seminar diunudur dari jadwal semula,harusnya pada bulan desember.Ini diakarenalan kurangnya persiapan yang matang dari panitia.
Intinya,seminar kali ini menarik dan sangat berkesan walaupun banyak kendala untuk mengadakan acara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar