HMJ
kesehatan lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mengadakan seminar nasional
bertemakan “Implementasi 5 pilar STBM untuk mencapai MDGs sanitasi 2014”, tema
ini diambil dari program pemerintah terkait upaya penyehatan masyarakat melalui
peningkatan higiene dan sanitasi di masyarakat. Acara ini merupakan program kerja
akhir atau penutup tahun dari HMJ kesehatan lingkungan angkatan 2012. Sebenarnya
acara seminar kali ini juga merupakan acara yang diadakan oleh para dosen dan
karyawan jurusan kesehatan lingkungan poltekkes kemenkes Yogyakarta. Mahasisawa
JKL seharusnya mengikuti acara seminar kemarin,namun hanya sebagian mahasiswa
yang mengikuti. Di dominasi oleh mahasisawa JKL tingkat 1,sebagian tigkat 2 dan
d4 sanitasi. Mahasisawa tingkat 3 hanya ada beberapa yang mengikuti. Mungkin
karena mereka terlalu sibuk memikirkan KTI dan sedang ujian sidang KTI.
Ada
3 pembicara yang masing-masing sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing.Yaitu
Drh.Wilfred Hasiholan Purba,MM.M.Kes beliau adalah direktur penyehatan
lingkungan jkditjen PP dan PL kemenkes RI. Beliau menjelaskan STBM (Sanitasi
total berbasis masyarakat),menurutnya STBM adalah pendekatan untuk merubah
perilaku higiene dan sanitasi melalui metode pemicuan.STBM memiliki lima pilar
yaitu tidak BAB sembarangan,mencuci tangan pakai sabun,pengelolaan air minum
dan makanan yang aman ,pengelolaan sampah dengan benar, dan pengelolaan limbah
cair rumah tangga dengan aman.Ini dilatarbelakangi oleh kekurangan air bersih
bersamaan dengan ketersediaan sarana sanitasi dan perilaku hygiene masyarakat
yang masih kurang dan menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan ,seperti
kematian akibat diare. Pembicara yang kedua adalah Drg. Daryanto Chadori
M.Kes,Kabid P2MK Dinas Kesehatan Prov.DIY ,beliau menjelaskan tentang MDGs(Millennium Development Goals tehadap
peningkatan akses air minum dan sanitasi.Untuk mengurangi setengah proporsi
penduduk yang belum mendapatkan akses terhadap sanitasi dasar pada tahun 2015.
Pembicara yang terakhir adalah Alin Maginta Ridasari,duta sanitasi nasional
Yogyakarta tahun 2012 ,meskipun masih smp dia sudah mengerti tentang sanitasi
dan apa yang harus dilakukan oleh seorang sanitarian.
Seminar
nasional JKL betemakan “implementasi 5 pilar STBM untuk mencapai MDGs saniatasi
2014 ini diadakan di JEC,yang mempunyai 2 SKP dari HAKLI. Ada hadiah dan grandprize
untuk menarik perhatian peserta. Grandprize utama berupa tablet PC yang
didapatkan mahasiswa d3 kesehatan lingkungan.Dalam acara ini juga dihadiri
beberapa dosen kesehatan lingkungan termasuk ketua jurusan,Pak tuntas bagyono
,SKM,Mkes dan pembantu direktur 1. Acara sungguh menarik dengan beberapa canda
dari pembicara dan moderator, peserta juga antusias dalam bertanya kepada
narasumber. Selain itu, ada pembagian hadiah lomba esay ultah JKL yang
pemenangnya adalah mahasiwa tingkat 3 jurusan kesehatan lingkungan. Walaupun
agak terlambat, tapi seminar tersebut sangat menarik dan berkesan serta
menambah pengetahuan tentang sanitasi dan perilaku hygiene. Band penghibur dan
pengiring merupakan mahasiwa kesehatan lingkungan,yang tentunya untuk
mengembangkan bakat mahsiswa jurusan sendiri.Mahasiwa dikenai biaya Rp
100.000,00 ,instansi /umum Rp 130.000,00 dan on the spot 150.000,00. Jadwal
seminar diunudur dari jadwal semula,harusnya pada bulan desember.Ini
diakarenalan kurangnya persiapan yang matang dari panitia.
Intinya,seminar
kali ini menarik dan sangat berkesan walaupun banyak kendala untuk mengadakan
acara.