(9/11/12) Pemimpin
yang baik adalah pemimpin yang bijaksana, tidak pilih kasih, dan mengayomi
setiap anggotanya. Itulah salah satu syarat untuk dapat menjadi kandidat ketua
Badan Legislatif Mahasiswa(BLM) di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Pemilihan ketua BLM periode 2012/2013 ini diikuti oleh enam kandidat,
yaitu Ahmad Nur Syahid dari jurusan kesehatan lingkungan tingkat dua, Diana
Mustikaningsih dari Jurusan Gizi tingkat dua, Rihmaningtyas dari Jurusan Keperawatan tingkat dua, Amalia Nurul Fauziah dari Jurusan Kesehatan Lingkungan
tingkat satu, Aprilia Rizky Arifiani dari Jurusan Keperawatan tingkat satu, dan
Fadilah Pamuji dari Jurusan Gizi tingkat satu.
Sebelum para
kandidat mengutarakan visi dan misinya, diawali dengan sambutan dari Ibu Rosa
selaku koordinator kemahasiswaan. Beliau menuturkan syarat-syarat kandidat yang
dipilih adalah :
a. Mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan dan tanggungjawab di Poltekkes ini
(capable)
b. Mau dipilih menjadi ketua BLM
c. Jika sudah terpilih menjadi ketua, harus membuat perencanaan dalam satu
tahun. Setelah perencanaan, dilakukan pelaksanaan. Di dalam pelaksanaan
kegiatan, ada monitoring dan pelaporan setiap kegiatan.
Pemilihan ketua BLM
ini ketua panitianya adalah Chesna Wahyu Diana dari jurusan keperawatan tingkat
dua. Setelah diwawancarai, ternyata terdapat kendala berlangsungnya acara
tersebut, yaitu para dosen yang banyak acara, sehingga datangnya terlambat. Dan
setelah diwawancarai tentang jumlah peserta yang sedikit adalah “ karena memang
yang diundang sedikit, tetapi ini sudah lebih banyak daripada pada tahun lalu,”
ujar mahasiswa tingkat dua ini.
Pada hari itu,
dipaparkan visi dan misi masing-masing kandidat. Dan di dalamnya disebutkan
program unggulan oleh masing-masing kandidat, seperti secangkir teh bersama Ibu
Direktur, pelatihan debat, mengadakan LDK, dan lain sebagainya. Setelah
memaparkan visi dan misi, banyak pertanyaan yang diajukan pada tiap-tiap
kandidat. Yang bertanya adalah Ibu Rosa selaku koordinator kemahasiswaan, mas
Agus selaku presiden mahasiswa, Ibu Eko selaku dosen keperawatan, Rindy Astike
selaku ketua BLM periode 2011/2012, Sri Dewi selaku anggota BLM, dan Dewi
Apriani dari HMJ analis kesehatan. Pertanyaan yang diajukan antara lain
persiapan apa yang dilakukan sebelum duduk menjadi kandidat,
kelemahan-kelemahan kegiatan BEM, konkrit kerja yang akan dilakukan saat
menjadi ketua BLM, sanggup atau tidak melaksanakan amanat untuk tidak akan ada
perpecahan di BLM, tindakan real yang akan dilakukan terhadap BKM jika
Poltekkes menjadi BLU, bagaimana jika aspirasi tidak tersalaurkan, dan
bagaimana transparasi dana antara BLM, BEM dan HMJ. Pada kandidat tampak fasih
dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Setelah semua
pertanyaan berhasil dijawab, dilakukan pencontrengan yang didahuliu oleh para
gurbenur HMJ tiap-tiap jurusan, dan dilanjutkan dengan para peserta yang lain.
Setelah dilakukan
pencontrengan, dilakukan perhitungan surat suara, sebagai berikut :
1. Ahmad Nur Syahid : 10
suara
2. Diana Mustikaningsih : 15
suara
3. Rihmaningtyas :
21 suara
4. Amalia Nurul Fauziah : 1
suara
5. Aprilia Rizky Arifiani : 2
suara
6. Fadhilah Pamuji :
2 suara
7. Sah :
51 suara
8. Tidak sah :
10 suara
9. Tidak terpakai :
1 suara
10. Total :
90 kertas suara
Setelah
perhitungan, yang berhasil menjadi ketua BLM adalah Rihmaningtyas dari jurusan
keperawatan tingkat dua. Agus Eko Purnomo selaku presiden mahasiswa memberikan amanat
kepada ketua BLM yang baru sebagai berikut :
a. 10 hari, 30 hari getaran BLM tak terlihat
b. Pertahankan BKM
Antara
BEM dan BLM bekerjasama karena visi dan misi semua untuk Poltekkes.
Pemilihan ketua BLM
ini diakhiri dengan sambutan ketua BLM yang baru, dan berkomentar “Kita Semua
Keren”, tutur mahasiswa keperawatan ini. (NF.red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar